Koneksi
Vol. 10 No. 2 (2026): Koneksi

Pengaruh Komunikasi Interpersonal dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa di Jakarta

Florence Febriani Susanto (Universitas Tarumanagara)
Moehammad Gafar Yoedtadi (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

This study aims to examine the role of interpersonal communication and emotional intelligence in enhancing the problem-solving abilities of students in Jakarta, both when analyzed separately and simultaneously. The aspects of interpersonal communication in this study were assessed based on levels of openness, empathy, provided support, positive attitude, and the sense of equality in interactions. Emotional intelligence encompasses the capacity to regulate emotions, maintain social competencies, motivate oneself, be self-aware, and demonstrate empathy. Problem-solving ability was measured by referring to the stages proposed by Polya, which involves comprehending the problem, planning a solution approach, executing the plan, and assessing the outcomes. The study employed a quantitative approach with an explanatory design, involving 400 respondents selected through stratified random sampling, and the collected data were examined through multiple linear regression analysis. The findings indicate that interpersonal communication has a significant positive effect on problem-solving ability (coefficient = 0.098; sig. = 0.040), while emotional intelligence exerts a greater influence (coefficient = 0.450; sig. = 0.000). Simultaneous analysis indicates that both variables jointly exert a significant impact on problem-solving (sig. = 0.000). The coefficient of determination (R²) of 0.530 indicates that 53% of the variation in problem-solving ability can be explained by interpersonal communication and emotional intelligence. Penelitian bertujuan untuk mengkaji peranan komunikasi interpersonal dan kecerdasan emosional dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa di Jakarta dalam menyelesaikan permasalahan, baik ketika ditinjau secara terpisah maupun secara bersamaan. Aspek komunikasi interpersonal dalam studi ini dievaluasi berdasarkan tingkat keterbukaan, empati, dukungan yang diberikan, sikap positif, serta adanya rasa kesetaraan dalam berinteraksi. Kecerdasan emosional mengacu pada aspek mengelola emosi, keterampilan sosial, motivasi diri, kesadaran diri, dan empati. Kemampuan dalam menyelesaikan masalah diukur dengan mengacu pada tahapan yang dikemukakan oleh Polya, yang meliputi kemampuan memahami permasalahan, merancang strategi penyelesaian, menerapkan strategi tersebut, serta melakukan penilaian terhadap hasil yang diperoleh. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dengan 400 responden yang dipilih melalui stratified random sampling, serta dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menyebut bahwa komunikasi interpersonal berdampak positif yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah (koefisien 0,098; sig. 0,040), sedangkan kecerdasan emosional memberikan pengaruh yang lebih besar (koefisien 0,450; sig. 0,000). Uji simultan menunjukkan bahwa keduanya sama-sama punya pengaruh signifikan dalam konteks pemecahan masalah (sig. 0,000). Angka koefisien determinasi 0,530 menunjukkan 53% variasi kemampuan pemecahan masalah dapat dijelaskan oleh komunikasi interpersonal dan kecerdasan emosional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

koneksi

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication ...