Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, memiliki potensi peternakan sapi perah yang tinggi namun dihadapkan pada permasalahan pencemaran lingkungan akibat penimbunan limbah kotoran ternak secara terbuka di kawasan berlahan miring. Adopsi teknologi biogas sebagai solusi energi sirkular terkendala oleh karakteristik topografi, keterbatasan ruang, serta inefisiensi pada proses perancangan reaktor yang masih dilakukan secara manual oleh penyedia jasa industri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan solusi terintegrasi melalui perancangan infrastruktur fisik dan sistem digital. Pelaksanaan program menggunakan metode Participatory Technology Development dengan pendekatan kolaborasi multidisiplin (Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Sistem Informasi) yang melibatkan Kelompok Peternak Sapi Perah Manglayang (KPSPM) dan mitra industri PT Anugrah Triple-Cycle. Secara fisik, dibangun reaktor biogas beton bertulang yang adaptif terhadap lahan miring, berfungsi sebagai penstabil tanah, dan dilengkapi sistem saluran masuk (inlet) gravitasi yang mengeliminasi kebutuhan pengadukan manual. Untuk mendukung infrastruktur tersebut, dikembangkan aplikasi berbasis web dan mobile bernama OWREN yang berfungsi mengotomatisasi perhitungan potensi biogas, dimensi reaktor, dan estimasi kebutuhan material berdasarkan parameter lapangan. Integrasi teknologi fisik dan digital ini diharapkan mampu menuntaskan masalah sanitasi dan kemandirian energi bagi peternak, sekaligus mempercepat proses perancangan bagi mitra industri, menciptakan model teknologi tepat guna yang efisien, berdaya guna, dan mudah direplikasi.
Copyrights © 2026