Kabupaten Sumedang merupakan salah satu daerah dengan tingkat kejadian bencana yang tinggi sehingga memerlukan kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan yang didukung oleh data asesmen yang akurat dan berkelanjutan. Namun, pelaksanaan asesmen penanggulangan krisis kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2019 belum optimal karena keterbatasan pengetahuan petugas dalam pengisian instrumen asesmen dan kelengkapan data pendukung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam pengisian asesmen penanggulangan krisis kesehatan menggunakan Health Crisis Risk Monitoring Information System (HARMONIS). Kegiatan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas 34 petugas surveilans Puskesmas dan 1 petugas Dinas Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan praktik langsung, serta evaluasi terhadap proses pengisian asesmen menggunakan Sistem HARMONIS. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mampu menyelesaikan pengisian asesmen penanggulangan krisis kesehatan beserta data pendukung melalui pendampingan intensif. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi beberapa kendala teknis pada Sistem HARMONIS, antara lain proses login, perubahan kata sandi, tampilan dashboard, dan penyaringan data berdasarkan wilayah kerja Puskesmas, yang selanjutnya menjadi masukan bagi pengembangan sistem. Kegiatan pendampingan ini mendukung peningkatan kapasitas petugas dalam penggunaan Sistem HARMONIS sekaligus memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan di Kabupaten Sumedang. Pendampingan secara berkelanjutan serta penyempurnaan fitur sistem direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas data asesmen dan mendukung pengambilan keputusan dalam penanggulangan krisis kesehatan.
Copyrights © 2026