Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, dalam pengelolaan sampah plastik styrofoam melalui penerapan teknologi tepat guna menjadi perekat bernilai guna dan bernilai ekonomi. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, kader PKK, karang taruna, pengrajin kayu/bambu, dan perguruan tinggi melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup potensi dan permasalahan sampah termasuk pemilahan sampah, kelembagaan pengelolaan sampah, dan teknik pengolahan limbah styrofoam menjadi perekat multiguna, serta aplikasi perekat pada produk kayu. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Kebaruan program terletak pada hilirisasi hasil penelitian mengenai teknologi perekat berbasis limbah styrofoam yang diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat melalui model pemberdayaan partisipatif. Selain mendukung pengurangan pencemaran lingkungan akibat akumulasi limbah styrofoam, kegiatan ini mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Keberhasilan program diukur melalui peningkatan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi peserta dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan lanjutan yang mencakup aspek produksi, pengendalian mutu, pengemasan, pemasaran, serta penguatan kemitraan antara masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan yang lebih luas.
Copyrights © 2026