Pemahaman peserta didik jenjang SMP terhadap konsep-konsep abstrak dari materi pembelajaran seperti geometri dan aljabar dapat dilihat melalui hasil Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT). Sementara itu, pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta tingkat minat belajar siswa memiliki keterkaitan erat dalam meraih pemahaman yang mendalam terkait konsep abstrak. Namun dalam praktiknya, KBM cenderung menggunakan pendekatan konvensional sehingga belum mampu mendorong keaktifan, eksplorasi, dan pemahaman konsep secara mendalam. Hal serupa terjadi di salah satu SMP negeri di kota Surakarta terkhususnya dalam KBM pembelajaran matematika kelas VIII. Hal ini menjadi latar belakang utama pelaksanaan program pengabdian DIGIFUNMATH melalui Hibah Jarpak UNS 2026 untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika melalui media digital interaktif dalam menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Hasil pengabdian yang dilaksanakan selama Februari-Juli 2026 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai siswa sebesar 6.99%. Disimpulkan bahwa program DIGIFUNMATH dapat memaksimalkan penggunaan media interaktif berbasis teknologi dengan pendekatan pembelajaran aktif dan menyenangkan selama KBM sehingga meningkatkan pemahaman peserta didik jenjang SMP terhadap konsep-konsep abstrak dari materi pembelajaran seperti geometri dan aljabar. Dengan demikian, diharapkan adanya integrasi serta pengembangan lebih lanjut terkait strategi pembelajaran diferensiatif agar seluruh siswa dapat terfasilitasi dengan baik, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas pada mitra sebagaimana sejalan dengan SDG 4 dan SDG 17 yang merupakan tujuan keempat dari Sustainable Development Goals (SDGs)
Copyrights © 2026