Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital dan kemampuan pemasaran daring UMKM Srikandi Laut, sebuah unit usaha pengolahan kerupuk seafood di Desa Tunggulsari, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. UMKM ini memiliki potensi produk yang kuat, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital dan jangkauan pasar. Pelatihan dirancang menggunakan pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Melekat, dengan fokus pada optimalisasi platform Instagram dan WhatsApp Business sebagai media branding, promosi, dan manajemen pelanggan. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi dasar mengenai strategi komunikasi digital, branding, serta praktik langsung pembuatan akun bisnis, katalog produk, dan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pengelolaan media digital, kemampuan membuat konten visual yang menarik, serta penggunaan fitur-fitur bisnis WhatsApp Business untuk mempercepat proses transaksi. Peserta mampu mengintegrasikan Instagram sebagai sarana peningkatan brand awareness dan WhatsApp Business sebagai media konversi penjualan. Kesimpulannya, pendampingan digital marketing ini efektif dalam memperkuat kapasitas teknis UMKM dan memperluas potensi pemasaran produk. Disarankan agar UMKM melakukan pembaruan konten secara berkala, memanfaatkan fitur lanjutan kedua platform, serta mengikuti pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kualitas strategi pemasaran digital secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026