Diversifikasi pangan merupakan upaya meningkatkan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam dan berbasis pangan lokal untuk memenuhi ketercukupan nutrisi masyarakat. Program diversifikasi pangan bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu bahan pokok saja. Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan komoditas pangan yang menjanjikan untuk diversifikasi pangan keluarga karena nutrisinya yang tinggi, bebas gluten dan memiliki kemampuan adaptasi pada lahan marginal kering. Pemanfaatan sorgum di tingkat rumah tangga tidak hanya menyehatkan dan memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga tetapi juga mendukung ketahanan pangan lokal. Kenyataannya potensi tersebut belum diimbangi dengan pemanfaatan yang optimal karena masih dianggap sebagai "pangan inferior" dan kurang dikenal oleh masyarakat. Pengenalan pangan lokal, khususnya sorgum sebagai pangan alternatif perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui manfaatnya kemudian tertarik untuk menjadikan sorgum sebagai pangan alternatif. Selain diproses menyerupai beras sebagai pendamping atau pengganti nasi, sorgum juga dapat diolah menjadi tepung. Tepung sorgum dapat digunakan sebagai substitusi atau komposit tepung terigu dalam pembuatan berbagai macam kue.
Copyrights © 2026