Ketahanan pangan keluarga di wilayah perdesaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan pangan, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam mengolah dan meningkatkan nilai tambah produk pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui integrasi inovasi greenhouse sederhana pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar II dan pengembangan olahan pangan berbasis branding daerah pada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif berbasis teknologi tepat guna melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Pada KWT Mawar II, intervensi difokuskan pada penerapan greenhouse sederhana, penguatan teknik budidaya, pengelolaan produksi, dan manajemen usaha. Pada TP-PKK, intervensi meliputi penerapan kompor berbahan bakar minyak jelantah dan alat peniris minyak, standardisasi proses produksi, pengembangan kemasan, branding produk, serta pemasaran. Integrasi kedua mitra diarahkan untuk membangun keterkaitan hulu–hilir antara produksi pangan dan pengolahan produk pangan lokal. Program ini diharapkan meningkatkan stabilitas dan kontinuitas produksi sayuran, efisiensi dan mutu pengolahan pangan, nilai tambah produk, kapasitas usaha perempuan, serta peluang peningkatan pendapatan keluarga. Selain menghasilkan penerapan teknologi tepat guna, kegiatan juga diarahkan untuk membangun kemampuan mitra dalam mengelola dan mengembangkan teknologi serta usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026