Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas, dan kemandirian usahatani hortikultura melalui penerapan Model Smart Eco-Agribusiness pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Berlian, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Program dilaksanakan selama empat bulan, Mei–Agustus 2026, melalui tahapan identifikasi kebutuhan, instalasi teknologi, pelatihan, penerapan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan meliputi SIP-SURYA (Sistem Irigasi Presisi Semi-Otomatis Berbasis Sensor dan Energi Surya), alat pemupukan presisi manual-mekanis, teknologi monitoring sederhana berbasis sensor, komposter, serta teknologi pascapanen dan pengemasan menggunakan hand wrapping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan penguatan kapasitas kelompok memberikan dampak positif terhadap pengelolaan usahatani. Efisiensi penggunaan air meningkat sebesar 30–40%, efisiensi penggunaan pupuk 20–30%, dan kebutuhan tenaga kerja dapat ditekan 30–40%. Monitoring berbasis sensor mampu mengurangi risiko kesalahan pemupukan hingga 60%, sedangkan pengolahan limbah organik melalui komposter mencapai 100%. Produktivitas tanaman meningkat 15–25%, kerusakan pascapanen dapat ditekan hingga kurang dari 5%, kesegaran produk bertahan 3–5 hari, dan nilai jual berpotensi meningkat 20–30% melalui perbaikan mutu, branding, dan pengemasan. Secara keseluruhan, penerapan Smart Eco-Agribusiness mampu memperkuat efisiensi sumber daya, produktivitas, keberlanjutan lingkungan, nilai tambah, dan kemandirian KWT Berlian dalam mengembangkan usahatani hortikultura.
Copyrights © 2026