Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sektor keuangan melalui hadirnya Financial Technology (Fintech) yang menawarkan layanan keuangan yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Technology dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Financial Technology diproksikan menggunakan outstanding Peer-to-Peer (P2P) Lending, investasi diproksikan menggunakan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), sedangkan pertumbuhan ekonomi diproksikan menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series triwulanan yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan Regresi Linear Berganda. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak EViews melalui uji stasioneritas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Technology memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan nilai probabilitas sebesar 0,7382. Sementara itu, investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas sebesar 0,0059. Secara simultan, Financial Technology dan investasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,0185. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,188031 menunjukkan bahwa 18,80 persen variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel Financial Technology dan investasi, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa investasi memiliki peran yang lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dibandingkan Financial Technology selama periode penelitian.
Copyrights © 2026