Nilai perusahaan merupakan cerminan prospek sebuah emiten. Pada sektor Consumer Non-Cyclicals, nilai perusahaannya berfluktuasi selama 2020–2024 yang mengindikasikan bahwa penilaian investor bukan hanya melalui kinerja keuangan saja, tetapi juga oleh informasi nonkeuangan yang dipublikasikan perusahaan, seperti Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure, Intellectual Capital, dan Ukuran Perusahaan. Namun hasil penelitian sebelumnya masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CSR Disclosure, Intellectual Capital, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Dengan metode kuantitatif, data diperoleh dari informasi keuangan emiten. Sampelnya diambil melalui purposive sampling dan menghasilkan 44 unit sampel dengan 220 observasi. Analisis datanya memakai regresi data panel dengan Random Effect Model. Hasilnya mengungkapkan bahwa CSR Disclosure, Intellectual Capital, dan Ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Secara parsial, ketiga variabel tersebut berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Temuan ini memberikan kontribusi empiris terhadap kajian faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan serta menjadi masukan bagi perusahaan untuk mengoptimalkan pengelolaan tanggung jawab sosial, modal intelektual, dan aset perusahaan. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi investor dalam mempertimbangkan informasi perusahaan secara lebih komprehensif sebelum mengambil keputusan investasi.
Copyrights © 2026