Pemanfaatan lahan terbatas melalui taman hortikultura sayuran berpotensi memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menciptakan peluang ekonomi masyarakat perkotaan. Namun, taman hortikultura di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana budidaya maupun usaha bersama. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK dalam budidaya sayuran, manajemen produksi, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan pekarangan rumah. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pemberian sarana produksi, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkala. Mitra dilibatkan secara partisipatif dalam seluruh tahapan, mulai dari pelatihan hingga pemeliharaan dan pemanenan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% dari 50 anggota PKK yang diundang mengikuti pelatihan. Seluruh peserta yang hadir memperoleh pemahaman mengenai budidaya hortikultura, manajemen produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Setelah pendampingan selama dua bulan, 70% peserta menerapkan budidaya sayuran di pekarangan rumah, sedangkan 30% lainnya belum menerapkannya karena lebih memilih tanaman hias dan mudah memperoleh sayuran di pasar. Meskipun belum ada peserta yang mengomersialkan hasil panen, pemanfaatan pekarangan telah membantu mengurangi pengeluaran pangan keluarga. Program ini meningkatkan kapasitas peserta dan mendukung kemandirian pangan, tetapi memerlukan pendampingan berkelanjutan, teknologi hemat lahan, dan penguatan pemasaran agar berkembang menjadi usaha hortikultura yang produktif.
Copyrights © 2026