Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bidang makanan olahan rumah masih banyak yang beroperasi tanpa adanya merek yang jelas. Ini membuat produk sulit untuk dikenali dan tidak dapat bersaing dengan produk sejenis yang telah memiliki identitas di pasar. Salah satu contohnya adalah usaha keripik saga milik Ibu Anda Sari yang berlokasi di Nagari III Koto Aur Malintang, Kabupaten Pariaman yang selama ini dipasarkan tanpa nama merek yang menunjukkan identitas produknya. Artikel ini merupakan ringkasan dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan di usaha tersebut, dengan fokus pada pembuatan merek produk. Bersama dengan pemilik usaha, telah disepakati nama merek "Karupuak Saga" dengan tagline "Saga Spesial" sebagai identitas resmi produk melalui proses pendampingan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara pemilik usaha, dan pengumpulan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemilik usaha merasa terbantu dan menerima adanya nama merek yang telah disepakati, karena selama ini produk tersebut hanya dikenal secara lisan tanpa identitas tertulis. Diharapkan nama merek ini dapat membantu konsumen untuk mengenali dan mengingat produk, serta membedakannya dari keripik lain yang ada di pasar lokal. Aktivitas ini adalah salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam mendukung UMKM di Nagari III Koto Aur Malintang agar lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas. Tindakan sederhana seperti penentuan nama merek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelajar lain yang mendukung usaha rumah tangga yang sejenis.
Copyrights © 2026