Rendahnya interaksi anak-anak di TPA Al-Hidayah, Jorong Pudung, Kabupaten Agam terhadap lingkungan sekitar menjadi latar belakang kegiatan ini, di mana pembelajaran keagamaan masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan potensi flora lokal. Program pengabdian ini bertujuan mengasah kreativitas, mengenalkan olah bahan alam berbasis ecoprint, serta menumbuhkan kepedulian ekologis sejak dini. Menggunakan pendekatan pelatihan interaktif dan pendampingan individu secara dekat, kegiatan ini melibatkan 8 siswa sekolah dasar dengan instrumen berupa tote bag, batu, serta sampel tanaman segar. Melalui teknik ketuk (pounding) berdurasi satu jam pada 1 Juli 2026, evaluasi berbasis observasi, dokumentasi, dan wawancara pengajar menunjukkan lonjakan pemahaman konsep dari 45% ke 87%, keterampilan teknik dari 50% ke 89%, serta kesadaran lingkungan dari 55% ke 92%, dengan tingkat keberhasilan produk mencapai 100%. Kegiatan ini menyumbang model baru pendidikan seni berbasis alam di lembaga keagamaan nonformal, membuktikan bahwa flora lokal dapat diubah menjadi media edukasi sekaligus produk fungsional ramah lingkungan, serta menyediakan metode alternatif berbiaya rendah yang dapat direplikasi oleh para pengajar TPA.
Copyrights © 2026