Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkenalkanpengelolaan keuangan sederhana kepada siswa sekolah dasarmelalui program pembiasaan menabung. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi keuangansyariah masyarakat Indonesia, terutama di wilayah perdesaan, sebagaimana tergambar dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2024. Sasaran program adalah siswakelas IV hingga VI SDN 02 Sungai Geringging, Korong Balai Satu Batu Mangaum, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pendekatanyang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny, dengan melibatkan siswa, guru, dan aset lokal sebagaidasar intervensi. Data dikumpulkan melalui observasi, kuisionerpre-test dan post-test, wawancara dengan wali kelas, sertadokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptifmenggunakan persentase untuk data kuantitatif dan pengelompokan tema untuk data kualitatif. Hasil kegiatanmenunjukkan bahwa rata-rata pemahaman siswa terhadapkonsep keuangan dasar meningkat dari 58 persen sebelumkegiatan menjadi 84 persen setelah kegiatan, serta siswamenunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalammengalokasikan uang jajan antara kebutuhan dan tabungan. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa celengansederhana, poster edukasi, dan panduan menabung singkatsebagai media belajar yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi keuangan berbasis pembiasaanyang dipadukan dengan pendekatan berbasis aset dan nilaikeuangan syariah mampu memperkuat keterampilanpengelolaan uang dasar siswa sekolah dasar secara efektif.
Copyrights © 2026