Abstrak Latar Belakang: Kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV) sangat penting untuk keberhasilan pengobatan pasien HIV/AIDS. Faktor yang memengaruhi kepatuhan antara lain kesejahteraan spiritual, pengetahuan pasien, dan dukungan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kesejahteraan spiritual, pengetahuan, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan ARV, serta menentukan faktor yang paling dominan setelah dikontrol oleh usia, jenis kelamin, dan pendidikan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 242 pasien HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV di RS Bhayangkara Indramayu dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta regresi logistik. Hasil: Kesejahteraan spiritual, pengetahuan, dan dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan ARV setelah dikontrol oleh usia, jenis kelamin, dan pendidikan. Kesejahteraan spiritual merupakan faktor dominan (OR=23,8). Model prediksi menjelaskan 67,2% variabilitas kepatuhan ARV. Kesimpulan: Intervensi untuk meningkatkan kepatuhan ARV sebaiknya mengintegrasikan edukasi kesehatan, dukungan keluarga, dan pendampingan spiritual bagi pasien. Kata Kunci: Kepatuhan ARV, Kesejahteraan Spiritual, Pengetahuan, Dukungan Keluarga Abstract Background: Adherence to antiretroviral (ARV) therapy is crucial for treatment success in HIV/AIDS patients. Factors influencing adherence include spiritual well-being, patient knowledge, and family support. Objective: To analyze the relationship between spiritual well-being, knowledge, and family support with ARV adherence, and to identify the most dominant factor after controlling for age, gender, and education. Methods: A cross-sectional study was conducted on 242 HIV/AIDS patients receiving ARV therapy at RS Bhayangkara Indramayu using purposive sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using Chi-square tests and logistic regression. Results: Spiritual well-being, knowledge, and family support were significantly associated with ARV adherence after controlling for age, gender, and education. Spiritual well-being was the most dominant factor (OR=23.8). The predictive model explained 67.2% of adherence variability. Conclusion: Interventions to improve ARV adherence should integrate health education, family involvement, and spiritual support to enhance treatment compliance Keywords: ARV Adherence, Spiritual Well-Being, Knowledge, Family Support
Copyrights © 2026