Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap permasalahan pemanfaatan limbah sekam padi di Desa Wanutunggal, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang berdasarkan hasil observasi masih belum optimal karena sebagian sekam dibakar atau dibiarkan menumpuk. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya petani, dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai ekonomi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan briket, serta pengenalan dasar branding dan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di rumah Ketua Tani Desa Wanutunggal dengan sasaran warga yang bermata pencaharian sebagai petani. Pelaksanaan kegiatan mencakup persiapan materi edukasi dan praktik, penyampaian informasi mengenai potensi dan pemanfaatan sekam padi, menampilkan proses pembuatan briket melalui video, praktik langsung, dan penyampaian materi dasar mengenai branding dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya proses transfer pengetahuan dan pengalaman praktik mengenai pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku briket serta pengenalan pengembangan produk melalui aspek branding dan pemasaran. Nilai kebaruan kegiatan terletak pada integrasi pengolahan limbah sekam dengan penguatan kapasitas masyarakat dan pengenalan pemasaran berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan usaha berbasis energi biomassa di tingkat desa, meskipun keberlanjutan produksi dan kelayakan ekonomi masih memerlukan pendampingan serta evaluasi lanjutan
Copyrights © 2026