Kualitas audio digital sangat bergantung pada pemilihan frekuensi sampling dalam proses digitalisasi sinyal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh variasi frekuensi sampling terhadap kualitas audio lagu populer "Garam dan Madu" menggunakan perangkat lunak MATLAB. Metode eksperimen diterapkan dengan melakukan teknik resampling matematis berbasis filter polyphase anti-aliasing pada variasi frekuensi sampling 44.105 Hz, 76.578 Hz, 88.210 Hz, dan 99.100 Hz. Evaluasi sinyal dilakukan melalui analisis bentuk gelombang (waveform) domain waktu, analisis visual spektrogram Short-Time Fourier Transform (STFT) domain waktu-frekuensi, serta pengukuran kuantitatif menggunakan Signal-to-Noise Ratio (SNR) dan Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi sampling 44.105 Hz menghasilkan representasi sinyal paling optimal untuk pendengaran manusia karena memenuhi Teorema Nyquist-Shannon. Penerapan teknik resampling yang tepat pada frekuensi 76.578 Hz hingga 99.100 Hz terbukti mempertahankan durasi asli sinyal secara konsisten (197 detik) tanpa menimbulkan distorsi temporal, pergeseran tempo, maupun perubahan pitch. Pengukuran kuantitatif menunjukkan nilai SNR > 98 dB dan MSE mendekati nol pada seluruh variasi resampling, sementara analisis spektrogram mengonfirmasi ketiadaan komponen aliasing pada pita frekuensi audio terdengar. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam memperjelas hubungan antara frekuensi sampling, kesetiaan sinyal, dan efisiensi komputasi pada pengolahan audio digital.
Copyrights © 2026