Perubahan lingkungan pendidikan tinggi, digitalisasi layanan akademik, tuntutan akreditasi, dan meningkatnya kebutuhan inovasi menempatkan manajemen sumber daya manusia (MSDM) pada posisi strategis. Artikel ini bertujuan mengembangkan sintesis konseptual mengenai bagaimana Strategic Human Resource Management (SHRM) dapat membangun organizational agility perguruan tinggi Islam melalui Knowledge Management Capability (KMC). Penelitian menggunakan pendekatan integrative literature review dengan menelaah literatur ilmiah yang dapat diakses secara daring, terutama publikasi 2020–2026, serta karya seminal yang menjadi fondasi Resource-Based View dan Dynamic Capabilities Theory. Hasil sintesis menunjukkan bahwa SHRM perlu dipahami sebagai mekanisme untuk menyelaraskan strategi SDM, pengembangan talenta, manajemen kinerja, pembelajaran berkelanjutan, dan digitalisasi HR dengan arah strategis institusi. KMC menjadi mekanisme penghubung karena memungkinkan pengetahuan individu dikonversi menjadi pengetahuan organisasi melalui akuisisi, berbagi, integrasi, dan penerapan. Organizational agility terbentuk ketika institusi mampu membaca perubahan, mengambil keputusan secara cepat, dan menata ulang sumber daya tanpa kehilangan orientasi mutu dan nilai-nilai Islam. Kontribusi artikel terletak pada model integratif yang menghubungkan SHRM, KMC, dan organizational agility dalam konteks perguruan tinggi Islam serta menawarkan agenda implementasi dan penelitian empiris lanjutan.
Copyrights © 2025