Penggunaan gawai berlebihan pada anak yang di Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar memicu defisit keterampilan sosial dan kemandirian hingga 70%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas orang tua, kader Posyandu, dan guru PAUD melalui program GASAK! (Gerakan Stimulasi Kecerdasan Sosial Anak) berbasis modul dan intervensi non-gawai edukatif berupa permainan tradisional (badaku , bakiak, lompat tali). Manfaat kegiatan ini adalah terwujudnya lingkungan pengasuhan responsif serta peningkatan kecakapan sosial-emosional anak secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, edukasi interaktif menggunakan Modul “Bermain Bersama Anak”, kelas bermain komunitas, evaluasi (pre-posttest dan Social Skill Improvement System/SSIS), serta pembentukan pendampingan WhatsApp Group. Kegiatan edukasi diselenggarakan pada 7 Mei 2026 yang diikuti oleh 27 peserta (20 orang tua balita, 4 guru PAUD, 3 kader Posyandu), kelas praktik bermain komunitas pada 18 Mei dan 3 Juni 2026 yang melibatkan 20 anak di PAUD Desa Pasar Jati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan sasaran dalam kategori “Baik” dari 25,9% menjadi 63,0%, serta kategori “Kurang” menurun dari 51,9% menjadi 0,0%. Keterampilan sosial anak berdasarkan evaluasi menggunakan Social Skill Improvement System/SSIS menunjukkan 65,0% (13 anak) berada pada kategori tinggi, 25,0% sedang, dan hanya 10,0% pada kategori rendah. Program GASAK! efektif mengalihkan ketergantungan gawai menuju interaksi sosial kooperatif yang positif
Copyrights © 2026