Peningkatan motivasi dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia sangat penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan berkualitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi dan kinerja ASN adalah pemberian insentif yang adil dan berdasarkan prestasi kerja yang objektif. Namun, penentuan insentif ASN di Balai Wilayah Sungai Sumatera II Medan masih dilakukan secara manual dan subjektif, menyebabkan ketidakadilan dan kurangnya motivasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengusulkan implementasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). MOORA memungkinkan penilaian dan perbandingan berbagai atribut kinerja dengan tingkat elastisitas yang baik, serta identifikasi konflik antara kriteria. Metode ini juga mampu menghasilkan bobot kriteria secara efisien, penting dalam penentuan insentif ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode MOORA dalam SPK dapat meningkatkan motivasi dan kinerja ASN dengan pendekatan yang lebih efisien dan terukur. Dengan integrasi faktor-faktor subjektif dan objektif dalam penilaian kinerja, SPK berbasis MOORA memberikan transparansi dan keadilan dalam proses penentuan insentif, mendukung tujuan peningkatan motivasi dan kinerja ASN di Balai Wilayah Sungai Sumatera II Medan.
Copyrights © 2026