Pekerjaan berbasis platform mengubah pengaturan kerja, komunikasi, dan praktik keagamaan pengemudi ojek daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan sosial dan respons keagamaan pengemudi Muslim di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan delapan informan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan memperlihatkan ketergantungan pekerjaan pada aplikasi, pemanfaatan grup komunikasi untuk pertukaran informasi dan bantuan, serta upaya menyesuaikan ibadah dengan aktivitas kerja. Kutipan wawancara menggambarkan ketidakpastian pesanan, solidaritas antarpengemudi, dan penggunaan waktu menunggu untuk mendengarkan kajian agama. Respons keagamaan dipahami sebagai penyesuaian praktik dalam kondisi kerja yang berubah. Temuan tidak digunakan untuk mengukur peningkatan atau penurunan religiusitas maupun mewakili seluruh pengemudi. Penelitian ini menghubungkan pengaturan kerja digital, komunikasi komunitas, dan adaptasi keagamaan sebagai kontribusi bagi kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kesimpulannya, teknologi menjadi sarana pekerjaan dan sumber daya bagi pemeliharaan hubungan sosial dan praktik keagamaan.
Copyrights © 2026