Fenomena generasi sandwich menempatkan kelompok usia produktif pada tekanan tanggung jawab ekonomi antargenerasi. Film Home Sweet Loan merepresentasikan dilema tersebut melalui pengalaman tokoh yang harus menyeimbangkan kebutuhan pribadi dan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terpaan film Home Sweet Loan terhadap sikap dan persepsi mahasiswa Universitas Mercu Buana mengenai tantangan generasi sandwich. Penelitian menggunakan paradigma positivistik, pendekatan kuantitatif eksplanatif, dan metode survei. Sampel berjumlah 100 mahasiswa aktif yang telah menonton film, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS setelah pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil menunjukkan bahwa terpaan film berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa (B = 0,500; t = 7,281; p < 0,001; R² = 0,351) serta terhadap persepsi mahasiswa (B = 0,279; t = 3,968; p < 0,001; R² = 0,138). Pengaruh terhadap sikap lebih kuat dibandingkan pengaruh terhadap persepsi. Temuan ini menunjukkan bahwa film dapat menjadi stimulus komunikasi massa yang berkontribusi pada evaluasi, empati, dan pemaknaan mahasiswa terhadap isu ekonomi keluarga, meskipun persepsi juga dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026