as-Shahifah
Vol. 6 No. 1 (2026)

Urgensi Perlindungan Pemerintah terhadap Masyarakat di Tengah Komodifikasi Ibadah Umroh di Media Sosial

Zubdatul Munawwarah Zubda (UIN Madura)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam praktik komunikasi pemasaran perjalanan ibadah umrah. Platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga digunakan sebagai ruang branding melalui pemanfaatan narasi religius. Kondisi tersebut menghadirkan persoalan ketika nilai dan simbol keagamaan berpotensi dikonstruksi menjadi bagian dari strategi komersial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komodifikasi ibadah dalam branding umrah berbasis media sosial serta mengkaji urgensi perlindungan pemerintah terhadap masyarakat sebagai calon jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kritis dengan metode etnografi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa branding umrah di media sosial dapat memanfaatkan bahasa religius dan simbol spiritual untuk membangun kedekatan emosional, kepercayaan, serta daya tarik calon jamaah, yang kemudian diarahkan pada kepentingan komersial melalui penawaran paket perjalanan. Perlindungan pemerintah diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan industri perjalanan umrah, perkembangan komunikasi digital, hak masyarakat sebagai konsumen, dan penghormatan terhadap nilai sakral ibadah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian komunikasi, ekonomi politik media, dan komunikasi keagamaan sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi penguatan kebijakan perlindungan masyarakat dalam penyelenggaraan umrah di era digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

asshahifah

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal As-Shahifah menerbitkan artikel konseptual dan berbasis penelitian seputar isu-isu hukum konstitusi dan pemerintahan di dalam maupun di luar negeri. As-Shahifah memberi kesempatan bagi para peneliti, akademisi, professional, praktisi dan mahasiswa di bidang hukum konstitusi dan tata ...