Penelitian ini menganalisis hubungan kepadatan penduduk, tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi dengan Indeks Keparahan Kemiskinan pada 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh selama 2018-2024. Data sekunder Badan Pusat Statistik disusun sebagai balanced panel sebanyak 161 observasi. Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model diestimasi dengan dummy tahun. Uji Chow memilih FEM dibandingkan CEM (F = 5,7711; p < 0,001), uji Breusch-Pagan LM memilih REM dibandingkan CEM (LM = 70,8987; p < 0,001), sedangkan uji Hausman tidak menolak REM (chi-square = 6,3724; p = 0,1730). Inferensi akhir menggunakan standard error yang dikelompokkan pada kabupaten/kota. Variabel utama signifikan secara simultan (robust F = 10,5846; p < 0,001), meskipun R-squared tertimbang hanya 0,1252. Kepadatan penduduk berasosiasi negatif dan signifikan dengan P2, sedangkan TPT, TPAK, dan pertumbuhan ekonomi tidak signifikan. Uji sensitivitas menggunakan log kepadatan memilih FEM dan menghasilkan koefisien kepadatan yang tidak signifikan; karena itu, temuan kepadatan diperlakukan sebagai hasil yang bergantung pada spesifikasi, bukan bukti kausal. Kebijakan penanggulangan kemiskinan perlu menekankan kualitas pekerjaan, akses kelompok miskin ke sektor yang tumbuh, dan pemerataan manfaat pembangunan.
Copyrights © 2026