Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi kronis Diabetes Melitus (DM) yang berkembang akibat neuropati perifer dan insufisiensi vaskular, dengan risiko tinggi menyebabkan infeksi, perpanjangan masa rawat, hingga amputasi ekstremitas apabila tidak ditangani secara adekuat. Perawatan luka modern (modern dressing) dengan prinsip moist wound healing menawarkan pendekatan yang mempertahankan kelembapan optimal pada dasar luka sehingga mendukung proses debridemen autolitik, migrasi sel, dan regenerasi jaringan yang lebih cepat dibandingkan perawatan luka konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas perawatan luka modern terhadap penyembuhan ulkus kaki diabetik melalui pendekatan literature review berbasis PRISMA dengan penelusuran pada database Google Scholar, PubMed, dan Scopus tahun 2022–2026, sehingga diperoleh 10 artikel dari 1.480 artikel yang terindentifikasi, dilakukan penghapusan duplikasi, seleksi judul dan abstrak, serta penilaian kelayakan teks lengkap berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh 10 artikel terpilih yang dianalisis secara naratif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perawatan luka modern secara signifikan lebih efektif dibandingkan perawatan konvensional dalam mempercepat penyembuhan, menurunkan derajat keparahan luka, dan memperbaiki skor penilaian luka pada pasien ulkus kaki diabetik (p<0,05). Kesimpulannya, perawatan luka modern merupakan intervensi berbasis bukti yang efektif.
Copyrights © 2026