Jurnal Veteriner
Vol. 27 No. 2 (2026)

Laporan Kasus: Efektivitas Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai Pengobatan Toksokariosis pada Kucing Peliharaan

Olivia Okky Ardana (Udayana University)
Putu Devi Jayanti (Unknown)
Putu Ayu Sisyawati Putriningsih (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

Toksokariosis adalah salah satu penyakit yang bersifat zoonosis yang disebabkan oleh cacing genus Toxocara dan sering dilaporkan menimbulkan masalah pada kucing. Banyak pendekatan terapi alternatif atau herbal pada kasus toksokariosis di lapangan sehingga perlu dievaluasi efektivitas dan toksisitasnya. Salah satunya adalah penggunaan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia) yang memiliki senyawa tanin dan alakoid yang berisfat antihelmintik.  Hewan kasus adalah kucing peliharaan brambut belang telon (calico), berjenis kelamin betina, berumur 3 tahun dengan bobot 2,1 kg. Kucing mengalami diare intermitten dengan frekuensi 6-7 kali per hari sejak tiga minggu yang lalu. Berdasarkan pemeriksaan fisik dengan inspeksi ditemukan rambut tampak kusam, mukosa mulut tampak sedikit pucat serta mukosa anus mengalami peradangan. Pemeriksaan kulit ditemukan turgor kulit melambat dengan perkiraan kucing telah mengalami dehidrasi 5% serta pemeriksaan auskultasi abdomen terdengar suara borborygmi yang terus menerus dan cepat. Pemeriksaan feses dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Secara makroskopis kucing mengalami diare dengan skor Fecal Consistency Scoring (FCS) yaitu 5/5. Secara mikroskopis dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Pemeriksaan kualitatif menggunakan metode apung ditemukan telur Toxocara sp. Pemeriksaan kuantitatif menggunakan metode Mc Master didapatkan hasil yaitu 3.400 EPG. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan bahwa kucing kasus mengalami leukositosis dan trombositopenia. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan klinis, dan hasil pemeriksaan penunjang dapat didiagnosis bahwa kucing kasus mengalami toksokariosis parah dengan prognosis dubius-fausta. Kucing kasus diobati dengan ekstrak buah mengkudu (M. citrifolia) sebanyak 100 mg/kg BB per hari selama 14 hari. Hasil pengobatan menunjukkan perkembangan yang membaik, ditandai dengan tidak ditemukan telur Toxocara sp., pada feses dan konsistensi feses mulai membaik menunjukkan skor FCS 3/5 dari sebelumnya 5/5. Ekstrak Mengkudu efektif membunuh cacing Toxocara sp., serta memperbaiki Fecal Consistency Scoring (FCS).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juvet

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Jurnal Veteriner is a scientific journal encompassing animal science aspects, published since 2000, and until now is consistently published four times a year in March, June, September, and December by Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, associated with Association of Veterinarian ...