Curug Telu yang terletak di Desa Karangsalam, Baturraden, merupakan destinasi ekowisata perairan dengan karakteristik unik berupa tiga aliran air terjun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daya tarik ekowisata, mengukur kualitas air berdasarkan parameter fisika-kimia, serta menganalisis dampak akibat aktivitas wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui observasi lapangan, pengukuran kualitas air secara in situ, dan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama Curug Telu adalah suasana alam yang tenang dan sejuk (skor 4,77) serta keindahan alam dan panorama (skor 4,4). Pola kunjungan tertinggi pada akhir pekan dengan jumlah mencapai 325 wisatawan. Kondisi kualitas air menunjukkan suhu 24–26°C, pH stabil di angka 6, dan kondisi air jernih, yang masih berada dalam rentang Baku Mutu Air Kelas II menurut PP No. 22 Tahun 2021 untuk keperluan rekreasi air. Aktivitas wisata memberikan dampak positif pada aspek ekonomi dan sosial berupa peningkatan pendapatan warga lokal dan terbentuknya hubungan sosial, sedangkan pada aspek ekologi masih ditemukan permasalahan sampah akibat keterbatasan sarana kebersihan. Pengelola disarankan untuk meningkatkan fasilitas penunjang dan papan informasi edukasi guna mendukung keberlanjutan ekowisata.
Copyrights © 2026