Pelajar sekolah menengah atas merupakan kelompok pengguna internet dengan intensitas tinggi, menjadikan mereka rentan terhadap ancaman siber jika tidak dibekali dengan literasi digital yang memadai. Kurangnya pemahaman mengenai nilai data pribadi menyebabkan maraknya kasus penyalahgunaan data dan penipuan daring di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai perlindungan privasi dan langkah antisipasi kejahatan siber kepada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu pre-test, pemaparan materi interaktif, dan post-test. Evaluasi pemahaman kognitif siswa diukur menggunakan platform daring Wayground.com. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap pre-test, rata-rata persentase jawaban benar dari 26 peserta adalah 79% dari total 15 soal. Setelah edukasi diberikan, hasil post-test yang diikuti oleh 11 siswa karena kendala teknis daya baterai gawai dan waktu pelajaran yang telah usai menunjukkan peningkatan rata-rata jawaban benar menjadi 90%, dengan 3 siswa di antaranya berhasil menjawab benar seluruh pertanyaan. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa intervensi edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa untuk melindungi privasi dan mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan siber di dunia digital.
Copyrights © 2026