Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang membutuhkan deteksi dini karena dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas maternal-perinatal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu hamil di Desa Jekani, wilayah kerja Puskesmas Mondokan, untuk mengenali faktor risiko dan tanda bahaya preeklamsia, memahami pentingnya antenatal care, serta mengetahui tindakan awal mencari pertolongan. Kegiatan dilaksanakan melalui kelas ibu hamil menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, media presentasi, leaflet, dan checklist tanda bahaya. Pemahaman 20 peserta diukur menggunakan kuesioner 15 butir sebelum dan segera setelah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif dan perubahan skor diuji dengan Wilcoxon signed-rank. Rerata nilai meningkat dari 92,0 pada pre-test menjadi 99,0 pada post-test. Sebanyak 13 peserta (65,0%) mengalami peningkatan skor, tujuh (35,0%) tetap, dan tidak ada yang menurun. Proporsi peserta dengan nilai sempurna meningkat dari 35,0% menjadi 85,0%. Perbedaan skor pre-test dan post-test bermakna (p=0,001). Kelas edukasi menunjukkan peningkatan pemahaman, namun diperlukan evaluasi lanjutan untuk menilai retensi pengetahuan dan perubahan perilaku.
Copyrights © 2026