Kajian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial distress dan komite audit terhadap audit report lag dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian peran moderasi ukuran perusahaan dalam menjelaskan hubungan financial distress dan komite audit terhadap audit report lag pada sektor properti, sehingga memberikan bukti empiris yang memperkaya hasil penelitian terdahulu yang masih menunjukkan temuan yang tidak konsisten. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri atas 58 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh positif terhadap audit report lag, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Sebaliknya, komite audit tidak berpengaruh terhadap audit report lag, dan ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh financial distress maupun komite audit terhadap audit report lag. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa perusahaan perlu menjaga kondisi keuangan untuk meminimalkan keterlambatan penyelesaian audit. Secara akademis, hasil penelitian memperkuat bukti bahwa ukuran perusahaan lebih berperan sebagai faktor yang memengaruhi audit report lag secara langsung daripada sebagai variabel moderasi. This study aims to analyze the effect of financial distress and audit committees on audit report lag, with company size as a moderating variable in the property & real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020–2024 period. The novelty of this study lies in examining the moderating role of company size in explaining the relationship between financial distress and audit committees on audit report lag in the property sector, thus providing empirical evidence that enriches the results of previous studies that still show inconsistent findings. This study uses a quantitative method with secondary data obtained from annual financial reports. The research sample consisted of 58 companies selected using a purposive sampling technique, then analyzed using EViews 12. The results show that financial distress has a positive effect on audit report lag, while company size has a negative effect on audit report lag. Conversely, the audit committee has no effect on audit report lag, and company size is unable to moderate the effect of financial distress or audit committees on audit report lag. These findings provide practical implications that companies need to maintain their financial condition to minimize delays in audit completion. Academically, the results of this study strengthen the evidence that company size plays a more direct role in influencing audit report lag rather than as a moderating variable.
Copyrights © 2026