Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana perimbangan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui belanja modal di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2009–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak EViews. Pengujian dilakukan melalui uji parsial, uji simultan, uji asumsi klasik, dan uji Sobel untuk mengetahui peran belanja modal sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, sedangkan dana perimbangan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Pada persamaan kedua, belanja modal dan PAD masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sementara dana perimbangan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap IPM. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa belanja modal tidak terbukti memediasi pengaruh PAD maupun dana perimbangan terhadap IPM. Dengan demikian, PAD memiliki peran penting dalam mendukung belanja modal dan peningkatan pembangunan manusia di Sumatera Utara, tetapi pengaruh tidak langsung melalui belanja modal belum terbukti signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah dan pengalokasian belanja modal secara efektif untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.
Copyrights © 2026