Peningkatan performa sepeda motor matik dapat dilakukan melalui perubahan geometri mesin, profil camshaft, dan pengaturan electronic control unit (ECU). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan torsi, daya, dan waktu tempuh 201 m melalui analisis komparatif data eksperimen dari empat penelitian pada sepeda motor berkapasitas awal 125 cc. Data dikelompokkan menjadi seri mekanis, meliputi kondisi standar, stroke up, kombinasi stroke up–bore up, dan modifikasi camshaft, serta seri elektronik yang mencakup ECU standar, Juken bawaan, dan Juken setelah remapping. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap pembanding masing-masing, dengan perhitungan ulang rata-rata dan simpangan baku apabila lima pengulangan tersedia. Hasil menunjukkan bahwa stroke up meningkatkan nilai ringkasan torsi sebesar 19,89–36,31% dan daya sebesar 41,94–42,78%. Rata-rata waktu tempuh 201 m berkurang dari 13,482 ± 0,261 menjadi 10,892 ± 0,088 detik, sedangkan kombinasi stroke up–bore up menghasilkan 10,296 ± 0,283 detik. Pada sumber pengujian camshaft, waktu tempuh dilaporkan berkurang dari 9,52 menjadi 8,96 detik. Pada seri elektronik, remapping menghasilkan waktu 11,80 detik, lebih singkat 8,53% dibandingkan Juken bawaan dan 11,28% dibandingkan ECU standar. Peningkatan keluaran dinamometer tidak terjadi secara seragam pada seluruh titik putaran. Temuan ini menunjukkan perbaikan performa konfigurasi tertentu terhadap pembandingnya, tetapi perbedaan kondisi dasar dan ketidaksesuaian sebagian data membatasi perbandingan antarseri serta memerlukan verifikasi sebelum penetapan hasil final.
Copyrights © 2026