Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika serta keterbatasan bahan ajar dalam mengaitkan materi dengan konteks budaya di lingkungan murid. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul berbasis etnomatematika budaya Minangkabau pada materi Barisan dan Deret kelas X SMA yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa E-Modul interaktif menggunakan Articulate Storyline 3 dengan mengintegrasikan talempong sebagai konteks barisan dan deret aritmetika serta motif Songket Salapah sebagai konteks barisan geometri. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket praktikalitas, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menghitung tingkat validitas praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul memperoleh validitas sebesar 94,64% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas berdasarkan penilaian guru memperoleh persentase 96,25% dengan kategori sangat praktis, sedangkan penilaian murid memperoleh persentase 91,1% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, E-Modul yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran matematika kelas X SMA.
Copyrights © 2026