Audit kinerja merupakan instrumen penting dalam sistem akuntabilitas publik untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi penggunaan sumber daya instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana dalam penyelenggaraan transportasi darat, laut, dan udara periode 2025–2026, mencakup aspek administratif, pengelolaan anggaran, kepatuhan terhadap rencana strategis, serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan audit kinerja, melalui observasi langsung, wawancara terhadap empat bidang kerja (Lalu Lintas, Kepelabuhanan, Perairan, dan Perencanaan), pemeriksaan dokumen (absensi, Perjanjian Kinerja, dan RENSTRA 2021–2026), serta kuesioner kepada 10 responden masyarakat pengguna layanan. Hasil audit menunjukkan bahwa sistem administrasi kepegawaian dan perencanaan strategis telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kelemahan pada sistem absensi manual, keterbatasan anggaran yang menghambat realisasi program pembangunan pelabuhan, rendahnya kepatuhan masyarakat terhadap regulasi keselamatan berlayar, serta pembangunan infrastruktur penerangan jalan yang belum merata. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan tergolong baik, meskipun aspek kecepatan pelayanan dan kecukupan fasilitas transportasi masih memerlukan perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengendalian internal, digitalisasi absensi, optimalisasi alokasi anggaran, serta peningkatan sosialisasi keselamatan transportasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan transparan.
Copyrights © 2026