Penelitian ini bertujuan menganalisis digitalisasi pelayanan transportasi sebagai bentuk inovasi pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung pada Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong perubahan pelayanan dari mekanisme manual menuju pengelolaan berbasis teknologi informasi, meliputi administrasi, pengelolaan data, pembayaran, penyampaian informasi, dan monitoring. Digitalisasi memberikan manfaat berupa peningkatan efektivitas, kemudahan akses, transparansi, akuntabilitas, serta keterlacakan proses pelayanan publik. Namun, penerapannya menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, konektivitas, kompetensi aparatur, integrasi sistem, dan literasi digital masyarakat. Pengembangan digitalisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia, integrasi data, keamanan sistem, dan evaluasi pelayanan.
Copyrights © 2026