Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tali sebagai modifikasi mistar terhadap kemampuan lompat tinggi gaya straddle siswa kelas IV dan V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Mon Singet pada tahun pelajaran 2025/2026. Sampel berjumlah 40 siswa yang ditentukan dengan teknik total sampling. Kemampuan lompat tinggi gaya straddle diukur dengan tes unjuk kerja yang menilai empat aspek teknik, yaitu awalan dan tolakan, sikap tubuh saat melayang, melewati mistar, serta pendaratan. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan meningkat dari 8,90 (SD = 1,32) pada pretest menjadi 11,53 (SD = 1,54) pada posttest, dengan t(39) = 28,35, p < 0,001, dan ukuran efek besar (d = 1,84). Peningkatan terjadi pada keempat aspek teknik, dengan peningkatan terbesar pada aspek awalan dan tolakan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa media tali sebagai modifikasi mistar berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan lompat tinggi gaya straddle siswa sekolah dasar sehingga dapat dijadikan alternatif media pembelajaran atletik yang aman, murah, dan sesuai dengan karakteristik siswa.
Copyrights © 2026