Penerapan aplikasi e-Kinerja merupakan upaya digitalisasi dalam pengelolaan kinerja pegawai untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja. Namun, penerapannya di Puskesmas Sungai Lilin masih menghadapi kendala, seperti kesulitan memahami fitur dan alur sistem, proses penginputan laporan, akses aplikasi yang lambat, serta gangguan jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan aplikasi e-Kinerja terhadap produktivitas pegawai menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner skala Likert kepada 90 pegawai pengguna aplikasi e-Kinerja di Puskesmas Sungai Lilin. Data dianalisis berdasarkan variabel Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, Actual System Use, dan Produktivitas Pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 16 butir pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel 0,207. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,649 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Hasil analisis rata-rata menunjukkan bahwa sebagian besar indikator memperoleh nilai di atas 4,00, dengan nilai tertinggi pada indikator Actual System Use (AU4) sebesar 4,46, sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator Produktivitas Pegawai (PP2) sebesar 2,94. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi e-Kinerja telah digunakan dalam mendukung pekerjaan pegawai, tetapi aspek produktivitas masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026