Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis pada jaringan penyangga gigi yang dapat berhubungan dengan respons inflamasi sistemik. Jumlah leukosit dan laju endap darah (LED) merupakan parameter hematologi yang dapat mencerminkan inflamasi. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan jumlah leukosit dan LED dengan periodontitis. Tinjauan sistematis dilakukan sesuai pedoman PRISMA-2020. Pencarian dilakukan pada PubMed, Cochrane Library, dan Google Scholar untuk artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan pada 2016–2026. Studi yang memenuhi kriteria inklusi dinilai kualitas metodologisnya menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist. Karena terdapat heterogenitas antarstudi, sintesis dilakukan secara naratif tanpa meta-analisis. Sebanyak 876 rekaman diidentifikasi, 203 duplikat dihapus, 89 artikel dinilai dalam bentuk teks lengkap, dan 4 studi cross sectional disertakan. Tiga dari empat studi menunjukkan hubungan yang signifikan antara jumlah leukosit yang lebih tinggi dan periodontitis, sedangkan satu studi tidak menemukan hubungan yang signifikan. Hanya dua studi menilai LED, dan keduanya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan periodontitis. Peningkatan jumlah leukosit berkaitan dengan periodontitis dan berpotensi menjadi indikator inflamasi sistemik yang berkaitan dengan penyakit periodontal, tetapi belum dapat dianggap sebagai biomarker diagnostik spesifik. Bukti mengenai LED masih terbatas dan belum mendukung penggunaannya sebagai penanda hematologi mandiri yang andal untuk periodontitis. Studi prospektif dengan kriteria periodontal dan pengukuran laboratorium yang terstandardisasi masih diperlukan.
Copyrights © 2026