Kesantunan berbahasa merupakan aspek penting dalam interaksi pembelajaran, termasuk dalam forum diskusi kelas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, jenis, dan dominasi strategi kesantunan berbahasa yang digunakan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Wiradesa dalam menyampaikan pendapat pada forum diskusi pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa tuturan lisan siswa kelas XII-2 dan XII-3 yang direkam, ditranskripkan, kemudian dianalisis menggunakan teori kesantunan Brown dan Levinson (1987). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 data petikan percakapan yang dianalisis, 93,3% diantaranya merupakan tindak pengancaman muka (face threatening act), dengan 60,0% mengancam muka positif. Keempat strategi kesantunan Brown dan Levinson ditemukan bahwa strategi tersebut digunakan, yaitu strategi terus terang tanpa basa-basi (bald on-record) sebesar 53,3%, kesantunan negatif sebesar 26,7%, strategi tidak langsung (off-record) sebesar 13,3%, dan kesantunan positif sebesar 6,7%. Strategi bald on-record merupakan strategi yang paling dominan digunakan siswa, berbeda dengan kecenderungan pada interaksi guru-siswa yang umumnya didominasi kesantunan positif. Dominasi ini dipengaruhi oleh kedekatan sosial yang tinggi antarsiswa sekelompok serta tekanan waktu penyelesaian tugas, yang menjadi rank of imposition sebagai faktor penentu utama bobot ancaman muka, bukan jarak sosial maupun kekuasaan.
Copyrights © 2026