Sumber daya manusia merupakan aset paling berharga dalam organisasi, dan kinerja karyawan menjadi kunci utama untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Sebagai perusahaan pelayanan publik, PT Jasa Marga Tollroad Operator Ruas Dalam Kota menuntut karyawannya untuk memiliki kinerja tinggi, profesional, dan disiplin. Namun, data pelanggaran periode 2023-2025 menunjukkan peningkatan kasus keterlambatan kerja dan pelanggaran larangan membawa telepon genggam, yang mengindikasikan penerapan disiplin dan motivasi kerja belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode random sampling, melibatkan populasi 120 karyawan dengan sampel 92 karyawan menggunakan rumus Isaac dan Michael. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil bahwa seluruh item valid dan reliabel. Analisis regresi linier berganda menghasilkan persamaan Y = 25,121 + 0,477X1 + 0,150X2. Uji t menunjukkan disiplin kerja (t = 13,011; sig. 0,000) dan motivasi kerja (t = 2,256; sig. 0,027) masing-masing berpengaruh signifikan, sedangkan uji F menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan (F = 136,987; sig. 0,000). Nilai R Square sebesar 0,755 menunjukkan disiplin kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi 75,5% terhadap kinerja karyawan.
Copyrights © 2026