Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap minat beli konsumen pada Burger King Pondok Bambu Jakarta Timur. Penelitian ini didasari oleh persaingan industri makanan cepat saji yang semakin ketat, di mana indeks Top Brand Award Burger King masih jauh berada di bawah kompetitor utamanya, sehingga mengindikasikan strategi harga dan promosi belum optimal dalam membangun minat beli konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan menghasilkan persamaan Y = 1,708 + 0,211X1 + 0,656X2. Hasil uji t menunjukkan harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (t = 2,523 > 1,986; sig. = 0,013), dan promosi berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (t = 7,633 > 1,986; sig. = 0,000). Uji F membuktikan harga dan promosi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap minat beli konsumen (F = 116,888 > 3,09; sig. = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,713 yang menunjukkan harga dan promosi secara bersama-sama menjelaskan 71,3% variasi minat beli konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan harga yang kompetitif dikombinasikan dengan strategi promosi yang berkelanjutan menjadi kunci penting untuk memperkuat daya saing Burger King.
Copyrights © 2026