Kecemasan yang tidak terkendali pada pasien pre operasi dapat memperburuk masalah kesehatan fisik dan mental. Kecemasan pada pasien yang akan menjalani pembedahan dapat berdampak negatif pada prosedur operasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi di Ruang Bedah Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat deskriptif melalui pendekatan penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang akan menjalani operasi di ruang Bedah Aulia Hospital, dengan jumlah populasi sebanyak 612 pasien berdasarkan data kunjungan pasien operasi selama periode Oktober– Desember 2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti sehingga sampel yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus Vincent (1991), diperoleh besar sampel sebanyak 83 responden yang memenuhi kriteria untuk dijadikan subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10-18 Februari 2026. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety). Hasil analisa data menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 36 orang (43,4%). Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan edukasi terkait prosedur operasi dan dukungan agar pasien tetap semangat serta tidak merasa cemas akan prosedur operasi yang akan dilakukan.
Copyrights © 2026