JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 10, No 5 (2026): Oktober

PENGUATAN BRANDING, DIVERSIFIKASI PRODUK, DAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM PRODUK UNGGULAN DAERAH DI KOTA LANGSA

Syarifah Yusra (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Putri Amilda (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Risnati Malinda (Kebidanan, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Yulina Astuti (Managemen, Sekolah Tinggi Ilmu Managemen)
Ulfah Raini (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Hanan Alvi Syahri (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Mufid Khairullah (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Dita Suci Ramadani (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)
Dea Juammar (Agroteknologi, Universitas Sain Cut Nyak Dhien)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2026

Abstract

Abstrak:UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah dan menciptakan nilai tambah dari potensi sumber daya lokal namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek produksi yang masih sederhana, keterbatasan pemasaran, dan belum diterapkannya standar mutu dan prosedur operasional baku (SOP),manajemen usaha. Program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) ini bertujuan meningkatkan hardskill dan softskill mitra. Mitra kegiatan terdiri atas dua UMKM pangan berbasis potensi lokal di Kota Langsa, yaitu produsen dendeng jantung pisang dan produsen peyek mangrove, dengan jumlah per UMKM berkisar [10-15] orang Metode pelaksanaan program menggunakan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan pemetaan masalah yang dilakukan pada saat pra kegiatan, Selanjutnya tahap pelaksaaan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan tahap evaluasi ,. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui ceramah, wawancara, FGD dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan Pada UMKM Baci Rasa, rata-rata keterampilan meningkat dari 27,5% sebelum program menjadi 75,1% setelah program, sedangkan pada UMKM Food MyPut meningkat dari 36,9% menjadi 80,6%.Abstract: MSMEs play a vital role in driving the regional economy and generating value from local resources; however, they still face various challenges regarding rudimentary production methods, limited marketing reach, and a lack of quality standards, standard operating procedures (SOPs), and formal business management practices. The Empowerment of Partners Producing Regional Specialty Products program (PM-UPUD) aims to enhance the hard and soft skills of participating partners. The program involves two local-resource-based food MSMEs in Langsa City: a producer of banana blossom jerky and a producer of mangrove savory crackers, with each MSME comprising 10–15 individuals. The program employs the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, beginning with a problem mapping phase prior to the main activities. This is followed by implementation stages—including outreach, training, mentoring, and monitoring—and a final evaluation.Evaluation is conducted through lectures, interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and questionnaires. Results indicate skill improvements in both MSMEs: average skill levels at Baci Rasa rose from 27.5% pre-program to 75.1% post-program, while Food MyPut saw an increase from 36.9% to 80.6%.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...