Prototype tempat sampah otomatis berbasis IOT (internet of things) ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa dalam membuang sampah pada tempatnya. Otomatisasi pada dasarnya untuk memudahkan manusia dalam kehidupan modern. Permasalahan pengelolaan sampah menjadi isu krusial di wilayah perkotaan dan pedesaan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, karena keterbatasan kapasitas tempat penampungan, rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah, serta belum optimalnya sistem pemantauan yang ada tentang sampah. Dengan menggunakan Metode ADDIE Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation. Prototype tempat sampah ini mampu mengetahui kapasitas dan jarak object dengan menggunakan sensor ultrasonic dan microservo. Prototype ini dengan menggunakan NodeMCU sebagai microcontroler untuk mengambil data ultrasonic dan microservo selanjutnya NodeMCU akan mengirimkan pesan otomatis pada aplikasi telegram yang ada pada smartphone. Hasil penelitian diseminasikan pada TK Arum Siwi Moyudan Sleman, dan di ujikan kepada 28 Siswa dengan cara pengamatan secara langsung dengan menggunakan instrumen cheklist prilaku, dan dihasilkan point 252 dengan rata-rata penilaian 9.00 dengan kategori sangat baik, maka prototype tempat sampah otomatis ini dapat meningkatkan siswa dalam membuang sampah pada tempatnya.
Copyrights © 2026