Penelitian ini menganalisis pengaruh sales growth dan liquidity terhadap struktur modal dengan business risk sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 76 perusahaan dengan 358 observasi selama periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi data panel, uji asumsi klasik, uji Lagrange Multiplier, uji Chow, uji Hausman, robust standard error, Moderated Regression Analysis (MRA), koefisien determinasi (R²), uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan liquidity berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, business risk tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan tidak memoderasi hubungan antara sales growth maupun liquidity dengan struktur modal. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur modal pada perusahaan manufaktur lebih berkaitan dengan pertumbuhan penjualan dan kondisi liquidity dibandingkan dengan business risk. Kata Kunci: Sales Growth; Liqudity; Struktur Modal; dan Struktur Modal.
Copyrights © 2026