Profitabilitas merupakan indikator krusial kinerja keuangan perusahaan. Pada subsektor food and beverage di BEI periode 2021–2025, rasio profitabilitas menunjukkan tren fluktuatif. Penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini bertujuan menguji dampak GCG dan likuiditas terhadap profitabilitas, serta menganalisis peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Melalui purposive sampling, diperoleh sampel 31 perusahaan selama lima tahun dengan total 155 data pengamatan. Teknis analisis data menggunakan uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA) berbantuan SPSS 26. Hasil pengujian membuktikan GCG tidak memengaruhi profitabilitas, sementara likuiditas berpengaruh positif signifikan. Selanjutnya, analisis MRA menunjukkan ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh GCG terhadap profitabilitas, namun memoderasi secara negatif hubungan likuiditas dan profitabilitas. Temuan ini menandakan manajemen likuiditas jauh lebih menentukan perolehan laba daripada kuantitas dewan komisaris, terutama bagi emiten berskala kecil.
Copyrights © 2026