Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Vol 20, No 3 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EDUWISATA URBAN FARMING DI KAMPOENG PINTAR OASE TEMBOK GEDE SURABAYA

Kezia Rainy Putri Panggalaha (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
Ety Dwi Susanti (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
05 Oct 2026

Abstract

AbstrakPartisipasi masyarakat merupakan faktor kunci keberlanjutan pariwisata berbasis komunitas, termasuk eduwisata urban farming yang dikembangkan di permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, tingkat, faktor pendukung, dan faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan eduwisata urban farming di Kampoeng Pintar Oase Tembok Gede Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan yang terdiri atas pengelola, tokoh masyarakat, dan warga aktif dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpartisipasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi, dengan intensitas tertinggi pada tahap pelaksanaan. Berdasarkan Tangga Partisipasi Arnstein, partisipasi berada pada tingkat consultation karena masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, tetapi keputusan strategis masih didominasi pengurus dan kelompok aktif. Partisipasi didukung oleh modal sosial berupa kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan waktu, perbedaan tingkat kesadaran, dan keterlibatan yang belum merata. Disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat telah aktif secara operasional, tetapi belum bersifat memberdayakan. Pengelola disarankan membentuk forum musyawarah yang lebih inklusif dan melibatkan warga yang belum aktif dalam pengambilan keputusan.Kata Kunci:  Eduwisata; Modal Sosial; Partisipasi Masyarakat; Pertaninan Perkotaan; Tangga Partisipasi ArnsteinAbstractCommunity participation is a key factor in sustaining community-based tourism, including urban farming edutourism developed in dense urban settlements. This study aims to analyze the forms, level, supporting factors, and inhibiting factors of community participation in developing urban farming edutourism at Kampoeng Pintar Oase Tembok Gede Surabaya. A descriptive qualitative approach was employed. Informants, consisting of managers, community leaders, and active residents, were selected purposively. Data were collected through observation, indepth interviews, and documentation, validated through source and technique triangulation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model. The results show that residents participate in the planning, implementation, benefit-sharing, and evaluation stages, with the highest intensity in implementation. Based on Arnstein’s ladder, participation is at the consultation level, as residents can express their aspirations but strategic decisions remain dominated by administrators and active groups. Participation is supported by social capital in the form of trust, social networks, and social norms, whereas it is hindered by limited time, varying awareness, and uneven involvement. Participation is therefore operationally active but not yet empowering. Managers are advised to establish more inclusive deliberation forums and to involve inactive residents in decisionmaking.Keywords:  Arnstein's Ladder; Community Participation; Edutourism; Social Capital; Urban Farming

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kepariwisataan

Publisher

Subject

Arts Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel atau naskah yang berorientasi pada bidang kepariwisataan, dimana naskah atau artikel tersebut belum pernah dipublikasikan di media lain atau sedang dikirim ke penerbit lain. Artikel atau naskah yang dipublikasikan adalah hasil ...