Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Vol 20, No 3 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah

ANALISIS KESESUAIAN DESA JERUK SEBAGAI DESA AGROWISATA DI KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI, JAWA TENGAH

Imelda Dini Putri (Universitas Kristen Satya Wacana)
Alfred Jansen Sutrisno (Universitas Kristen Satya Wacana)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

AbstrakDesa Jeruk yang terletak di lereng Gunung Merbabu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa agrowisata karena didominasi oleh lahan pertanian, lanskap alam yang menarik, serta daya tarik budaya seperti Jeruk Fair. Namun belum ada penilaian kesesuaian terkait desa jeruk menjadi desa agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kendala, serta menilai kesesuaian Desa Jeruk sebagai desa agrowisata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui kuesioner, wawancara, Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian Desa Jeruk berada pada kategori sesuai didukung oleh keindahan alam, persepsi masyarakat yang positif, serta modal sosial yang kuat. Meskipun demikian, diperlukan peningkatan pada aspek infrastruktur, mitigasi bencana, dan pengembangan atraksi wisata. Karena aspek-aspek tersebut merupakan kelemahan Desa Jeruk. Jika Desa Jeruk ingin dikembangkan sebagai desa agrowisata, maka perlu perbaikan terkait penambahan gapura sebagai peningkatan identitas, paket wisata agar atraksi wisata lebih beragam, zona-zona evakuasi untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana.Kata Kunci: Agrowisata; Analytical Hierarchy Process; Kesesuaian Desa Wisata; Persepsi Masyarakat; Mitigasi BencanaAbstractJeruk Village, located on the slopes of Mount Merbabu, has great potential to be developed as an agrotourism village because it is dominated by agricultural land, attractive natural landscapes, and cultural attractions such as the Jeruk Fair. However, there has been no suitability assessment regarding Jeruk Village as an agrotourism village. This study aims to identify the potentials and constraints, as well as to assess the suitability of Jeruk Village as an agrotourism village. The research method used was a qualitative approach through questionnaires and interviews. The data were analyzed using descriptive statistics and the Analytical Hierarchy Process (AHP). The results showed that the suitability level of Jeruk Village was categorized as suitable, supported by natural beauty, positive community perceptions, and strong social capital. Nevertheless, improvements are still needed in infrastructure, disaster mitigation, and tourism attraction development, as these aspects remain weaknesses of Jeruk Village. If Jeruk Village is to be developed as an agrotourism village, improvements are needed in the addition of gateways to strengthen village identity, development of tour packages to diversify tourism attractions, and provision of evacuation zones to improve disaster mitigation awareness.Keywords: Agrotourism; Analytical Hierarchy Process; Tourism Village Suitability Tourism, Community Perception; Disaster Mitigation

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kepariwisataan

Publisher

Subject

Arts Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel atau naskah yang berorientasi pada bidang kepariwisataan, dimana naskah atau artikel tersebut belum pernah dipublikasikan di media lain atau sedang dikirim ke penerbit lain. Artikel atau naskah yang dipublikasikan adalah hasil ...