Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengendalian internal atas proses penagihan piutang pada PT Y, perusahaan pengembang properti di Jawa Timur, guna meningkatkan realisasi penerimaan piutang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan bagian akuntansi, kas, dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Y telah memiliki prosedur penagihan dan pemisahan fungsi, namun proses penagihan masih bersifat reaktif tanpa mekanisme preventif sebelum jatuh tempo. Dashboard monitoring yang diterapkan sejak 2025 berhasil meningkatkan realisasi penerimaan dari 34% pada tahun 2024 menjadi 66% pada tahun 2025. Namun demikian, ketiadaan aging schedule, sistem yang belum terintegrasi, dan dokumentasi yang belum sistematis melemahkan efektivitas pengendalian secara keseluruhan. Rekomendasi perbaikan meliputi pengembangan notifikasi otomatis, integrasi dashboard dengan portal perusahaan, penerapan aging schedule, serta pendokumentasian aktivitas penagihan secara sistematis.
Copyrights © 2026